Reses, Warga Medan Denai Dambakan Sarana Permainan Edukatif Anak

Warga Medan Denai Dambakan Sarana Permainan Edukatif Anak
PKSMEDAN.com - Keberadaan tempat sarana bermain edukatif untuk anak-anak di Kota Medan dirasakan  belum tersedia, baik itu ditingkat Kecamatan dan kelurahan. Hal inilah yang disampaikan khusunya warga di Kecamatan Medan Denai dalam reses II tahun 2015, Anggota DPRD Medan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) H. Asmui Lubis Lc, S.Pdi di Daerah Pemilihan I Kota Medan yang meliputi Medan Denai, Amplas, Kota dan Area, yang dilaksanakan akhir pekan kemarin.

“Pertumbuhan anak-anak di Kota Medan sangat pesar, namun pertumbuhan itu tidak dibarengi dengan tingkat partisipasi pemerintah dalam penyediaan sarana bermain yang edukatif bagi anak-anak khusunya di Medan Denai,” ungkap Uraini, warga Jalan Datuk Kabu, Medan Denai dalam reses yang diselenggarakan di  Jalan Jermal 7 Kecamatan Medan Denai.

Uraini mengakui, keberadaan sarana permainan edukatif bagi anak sangat vital peranannya mengingat perkembangan Kota Medan saat ini sudah sangat pesat. “Perkembangan Kota Medan menuju kota yang Metropolitan jangan sampai mengesampingkan perkembangan anak-anak yang merupakan genarasi penerus,” jelasnya.

Warga yang juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial ini meminta, peran aktif Pemko Medan dalam penyediaan sarana permainan anak yang edukatif.”Kita sangat mengharapkan baik itu di Kecamatan atau di Kelurahan sarana permainan itu bisa tersedia untuk anak-anak,” jelasnya.

Ia juga mendorong, DPRD Medan untuk bisa menyuarakan usulan warga ini sehingga tumbuh kembang anak-anak di Kota Medan semakin baik ke depan. “Tentunya melalui reses ini kita sangat berharap DPRD bisa memberikan dorongan kepada Pemko Medan untuk dapat menyediakan pasilitas-pasilitas khusu anak-anak ,” jelasnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Medan H. Asmui Lubis, Lc, S.Pdi mengatakan mendukung usulan warga dan pihaknya akan menyampaikan kepada Pemerintah Kota Medan agar di 2016 ini bisa menyediakan sarana-sara permainan edukatif bagi masyarakat khusunya anak-anak.

“Kita sangat mendukung usulan warga ini dan dalam rapat-rapat resmi akan kami sampaikan kepada Pemko Medan,” jelasnya.

Politisi yang pernah mengenyam pendidikan di Al Azhar Kairo ini mengakui keberadaan tempat permainan edukatif memang sangat diperlukan di masyarakat khusunya Kota Medan yang begitu pesar.

“Menang benar, sarana-sarana seperti itu sangat diharapkan hadir di kedat masyarakat. Kita juga akan mengusulkan agar sarana bermain ini tidak terpusat di pusat kota atau kawasan tertentu melainkan menyebar di seluruh Kota Medan sehingga manfaatnya bisa dirasakan, seperti di Kecamatan-kecamatan dimana masyarakat bisa menjangkaunya,” jelasnya.

Tidak hanya soal sarana permainan anak-anak, dalam reses yang diikuti ratusan warga di empat kecamatan di Dapil I terseut, warga juga mengeluhkan banyaknya kutipan dalam pengurusan administrasi kependukan seperti KK dan KTP. “Untuk KK kadang diminta 250 ribu untuk KTP 5o ribu,” ungkap Lina warga Tangguk Bongar I Kecamatan Medan Denai. [Syf/Rs]

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Reses, Warga Medan Denai Dambakan Sarana Permainan Edukatif Anak"

Post a Comment