Selamat Hari Buruh, Kobarkan Semangat Indonesia

Selamat Hari Buruh, Kobarkan Semangat Indonesia
PKSMEDAN.com - Selamat Hari Buruh! Atau sebagian lagi mengucapkan Selamat Hari Pekerja! Mengapa buruh menjadi penting? Karena buruh atau pekerja adalah pahlawan di era industri. Buruh atau karyawan adalah komponen penting dalam bangunan besar bernama industri. Maka sudah selayaknya, negara di mana industri berada menghormati dan memberikan libur dalam peringatan hari buruh sedunia (May Day).

Suatu perekonomian tidak dapat berjalan sehat tanpa Buruh yg terpenuhi haknya, dalam kerangka konsensus yg sehat. Kemampuan membangun konsensus adalah ciri orang modern. Perbedaan tidak harus berujung konflik, tapi didebatkan dengan terbuka.
Inilah peringatan pertama Hari Buruh yang secara resmi ‘diakui’ pemerintah Indonesia dalam bentuk memberikan hari libur pada tanggal 1 Mei 2014, yang dikukuhkan berdasarkan Keppres No 24 Tahun 2013. Sebelumnya, hari buruh ini mulai ditiadakan oleh penguasa Orde Baru pada tahun 1973.

PKS dan Buruh
 

PKS memiliki hubungan yang sangat produktif dengan buruh. Dua orang anggota DPR FKS saat ini berasal dari kalangan Buruh. Pada pemilihan anggota legislatif 2014 yang baru lalu, 20 orang caleg PKS berasal dr kalangan Buruh.
Hari Buruh adalah momentum yang tepat untuk mengelaborasi ide-ide tentang jalan menuju kesejahteraan. Negara-bangsa Indonesia tercipta, karena manusia Indonesia ingin sejahtera. Lepas dari penjajahan dan hidup layak sebagai orang merdeka.

Setelah menjadi Indonesia merdeka, kita bergulat dalam debat ideologis tentang bagaimana cara menjadi sejahtera itu. Pada Orde Lama, ada kebebasan, tapi tidak ada kesejahteraan. Politik sebagai panglima. Pada Orde Baru, kesejahteran material tumbuh, dengan ongkos tiadanya kebebasan.  Politik dibungkam. Ekonomi sebagai panglima.

Reformasi adalah sintesis dari tesis Orde Lama sebagai tesis dan Orde baru sebagai antitesisnya. Kesejahteraan terus tumbuh, kebebasan politik dan kualitas demokrasi juga terus kita kembangkan.  Aktor-aktor dalam ekulibrium itu adalah kampus, media, partai politik dan civil society, di dalamnya termasuk gerakan Buruh.

Krn itu harus ada perubahan mindset di pemerintah, aparat keamanan dan pengusaha. Gerakan Buruh bukan ancaman dan gangguan, tapi potensi. Kita juga melihat perubahan dalam gerakan Buruh. Pengorganisasian yang lebih baik dan artikulasi dalam menympaikan kepentingan mereka. Di DPR misalnya.

Gerakan Buruh mulai mampu mengintegrasikan perspektif tuntutan normatif  (kesejahteraan) dan konfigurasi lingkungan makro, terutama politik. Dalam hal kesejahteraan, dua isu utama Buruh adalah upah dan jaminan sosial. Masalahnya, kita punya limit pada keduanya.

Sementara, kita hidup dalam ekonomi konsumtif yang memuja kenyamanan hidup secara unlimited. Padahal kemampuan kita sangat terbatas. Karena itu, jika kita ingin meningkatkan kesejahteraan, yang perlu ditransformasi adalah kapabalitas Buruh Indonesia menjadi knowledge worker.

Di luar tuntutan upah dan jaminan sosial, kita juga menuntut diri kita sendiri untuk terus meningkatkan pengetahuan dan kapasitas. Dengan pengetahuanlah, kita bisa meningkatkan efektivitas, efisiensi, produktivitas, dan meningkatkan nilai kita di dalam sistem perekonomian.

Sehingga, komponen utama pekerjaan di masa datang bukan lagi jam kerja, tapi pengetahuan. Jika ini terpenuhi, maka orang Indonesia ke depan insyaALLAH akan punya 3 ciri utama; Orang Indonesia akan makin berpengetahuan, makin sejahtera dan makin religius. Inilah tantangan kita bersama, menjadikan bangsa ini lebih maju. Gerakan Buruh punya peran strategis dalam mewarnai sistem ekonomi Indonesia.

Buruh yang sejahtera memastikan pendidikan untuk anak-anaknya. Buruh yang terorganisir baik, tidak anarkis, mampu mendialogkan kepentingannya, adalah modal demokrasi.
 

Selamat Hari Buruh. Kobarkan semangat Indonesia !

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Selamat Hari Buruh, Kobarkan Semangat Indonesia"

Post a comment